Dinar Emas | Investasi, Proteksi, dan Dakwah

Timbangan yang Adil Sepanjang Zaman

Naik Haji dengan Dinar Emas

hajiUpaya untuk menunaikan kewajiban haji termasuk berat, baik dilihat dari sisi finansial maupun fisik– maka Allah hanya mewajibkannya bagi yang mampu.

Urusan mampu inilah yang berada di medan upaya kita, hasil nanti biarlah Allah yang menentukannya.

Masalahnya adalah mayoritas masyarakat Indonesia yang awam tidak menyadari hambatan  inflasi terhadap pencapaian upaya untuk pergi berhaji ini. Si emak dalam film Emak ingin Naik Haji, mengungkapkan dengan sangat baik : kalau setahun dia hanya bisa mengumpulkan satu juta, lima tahun lima juta, maka dia baru bisa pergi haji pada usia 86 tahun – yang pada saat itupun uangnya tidak cukup lagi karena entah berapa biaya pergi haji saat itu.

Walhasil pertumbuhan tabungan haji kita bisa jadi kalah dengan inflasi setiap tahunnya, sehingga niat suci ini bisa tergerus – bersamaan dengan tergerusnya daya beli uang kita.

Muhaimin Iqbal sudah menjelaskan teknis dan hitungan kasarnya tekait biaya haji (lihat postingan ini). Biaya pergi haji cenderung menurun dengan hitungan Dinar, bila tahun 2000 ONH biasa setara 70 Dinar; tahun ini setara 20 Dinar; maka dalam enam tahun kedepan (2015) ONH biasa dapat diprediksikan berdasarkan statistik – hanya akan memerlukan 10 Dinar saja, Insyaallah !.

Jadi, seandainya emak dan jutaan orang Indonesia sadar akan kekuatan daya beli Dinar ini – upaya untuk memenuhi panggilanNya dapat dilakukan dengan maksimal – sehingga lebih banyak orang mampu pergi berhaji….insyaAllah.

Mari menabung dinar untuk membantu mewujudkan niatan naik haji. Semoga Allah memudahkan.


Comments

Leave a Reply

CAPTCHA Image
*

Ahlan Wa Sahlan

Photobucket

DINO YUDHA

=======================
======================

twitterku

***

 photo IMG_20150213_131845_edit_edit_zpsdc3cc924.jpg