Dinar Emas | Investasi, Proteksi, dan Dakwah

Timbangan yang Adil Sepanjang Zaman

Emas Menunggu Sinyal

Emas tetap stabil pada hari Jumat kemarin walaupun terlihat selama beberapa hari terakhir, harga emas bergerak di area yang sama dikarenakan pelaku pasar terus memantau dan khawatir terhadap perkembangan terakhir kondisi keuangan negara negara kawasan Eropa dan beberapa data eknonomi AS yang mengecewakan.

Para ekonom percaya bahwa Spanyol dan Italia tidak perlu mendapat bantuan keuangan dalam bentuk talangan internasional karena kedua negara tersebut masih berjuang untuk lepas dari krisis hutang, namun investor tetap khawatir, walaupun terlihat bahwa hasil penjualan lelang obligasi Spanyol berada dalam area positif pada hari Kamis kemarin.

Emas telah jatuh lebih dari 1 persen sepanjang bulan ini, dimana pergerakan emas bergerak bersamaaan dengan pergerakan ekuitas dan komoditas lainnya, setelah berhasil rally pada kuartal pertama seiring cerahnya prospek pertumbuhan ekonomi global dan prospek kebijakan moneter yang baik dipandang para pelaku pasar.

Pemilihan presiden di Perancis yang di jadwalkan pada hari Minggu mendatang dan kemungkinan seorang presiden dari partai Sosialis diharapkan akan menang, akan memberikan potensi tekanan terhadap  euro dan memicu  fluktuasi liar harga saham.

Data Jumlah orang yang bekerja di AS  yang mengklaim menganggur, untuk pertama kalinya jatuh di bawah dari prediksi minggu lalu, menunjukkan perlambatan dalam penciptaan lapangan kerja dan terlihat keraguan terhadap pemulihan pertumbuhan ekonomi. Data aktivitas pabrik di wilayah Mid-Atlantic juga terlihat menurun tajam pada bulan ini di tambah dengan data penjualan rumah di  AS kembali jatuh.

Para pelaku pasar masih akan melihat hasil pertemuan FOMC pada hari Selasa dan Rabu depan  dimana The Federal Reserve diperkirakan akan  mengambil kebijakan “wait and see “ terhadap pelonggaran kebijakan moneter, meskipun beberapa data ekonomi terakhir sedikit menurun dan berpotensi akan menghadirkan satu putaran pelonggaran kuantitatif.

Pembelian emas fisik di Asia masih lambat, bahkan ketika India akan mendekati festival emas pada awal minggu depan.

Pada pergerakan Kamis kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD 1639.95 per troy ounce, sejak pembukaan market, emas sempat bergerak melemah tipis dengan bergerak ke bawah dan berada di harga terendah hariannya di kisaran USD 1630.80 per troy ounce. Akhirnya emas berhasil rebound terhadap dollar dengan bergerak ke atas menuju USD 1653.65 per troy ounce. Akhirnya pergerakan emas di tutup dengan kembali melemah pada kisaran USD 1642.65 per troy ounce. Pergerakan emas masih membukukan kerugian terhadap dollar sebanyak USD 2.7.

Hari ini pergerakan emas spot terlihat menguat tipis sebanyak  0.1 % dan berada di kisaran USD 1642.59 per troy ounce. Dan perdagangan emas berjangka AS juga ikut menguat sebanyak 0.15 % dan berada di kisaran USD 1644.45 per troy ounce.

Secara teknikal, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat telah kembali berada di bawah indikator simple moving average (SMA) 55 yang merupakan area resistan kuat bagi pergerakan emas. Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level  46 dengan kondisi bergerak bullish minor. Indikator momentum 14 juga memberikan indikasi akan bergerak bullish minor.

Pergerakan emas kembali terlihat tertahan di area support dimana ada peluang emas akan melakukan rebound terhadap dollar dengan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya di kisaran USD 1651.99 per troy ounce. Sebaliknya jika emas melemah dan menembus support USD 1636.78 per troy ounce cenderung akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support berikutnya di kisaran USD 1624.59 per troy ounce.

Fredy Rodo (Senior Consultant & Market Research)


Comments

Leave a Reply

CAPTCHA Image
*

Ahlan Wa Sahlan

Photobucket

DINO YUDHA

=======================
======================

twitterku

***

 photo IMG_20150213_131845_edit_edit_zpsdc3cc924.jpg